Persimpangan Jalan (45)

2012 Kata

Aara dan Harist sampai di kota Surabaya, mereka pun bergegas untuk sampai di rumah. Keduanya akan menemui Naomi setelah itu. Mereka ingin segera menyelesaikan masalah yang ada dan hidup tenang dengan perasaan mereka. Didalam perjalanan menuju rumah Aara tersebut, Harist mendapatkan telepon dari kantor. “Halo, iya kenapa?” tanya Harist setelah menerima telepon. “Naomi? yasudah suruh tunggu. Saya kesana.” Ucap Harist menutup sambungannya. Dia mengalihkan pandangan kesamping dimana Aara sudah melihatnya dengan penuh tanda tanya. “Kenapa?” tanya Aara. “Naomi ada di kantor sekarang. kita kesana ya.” Ucap Harist merasa khawatir, tidak biasanya juga perempuan itu mau menemuinya sampai ke kantor, pasti ada hal yang serius. Aara mengangguk mengiyakan. *** “Harist bilang apa sama kamu? Apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN