Dua Puluh Empat: Menyebalkan

1524 Kata

"Kenapa Chal? Kok bengong. Punya hutang? Atau abis putus cinta?" Chala langsung menoleh, menatap kakaknya yang baru pulang. "Besok aku try out. Deg deg an. Kalau gagal gimana?" Dio melihat jam yang melingkar di tangannya, waktu menunjukkan pukul sembilan malam "mau keluar gak? Deket kok, cari angin aja" Chala mengangguk "mau" "Yaudah, kakak simpen tas dulu, kamu pake jaket sana, kita naik motor aja" "Oke kak. Bentar" Chala langsung melangkah cepat ke kamarnya. Begitupun dengan Dio. Tidak butuh waktu lama untuk mereka keluar kamar. Dio yang masih menggunakan setelan celana jeans hitam dengan kemeja flanel sebagai outer sedangkan Chala menggunakan piyama bercelana panjang dan tubuhnya terbalut jaket cukup tebal. "Bun, pa, keluar sebentar ya" pamit Dio pada Valdo dan Qiana yang tengah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN