24. Lilith Palsu

1531 Kata

Sudah lebih dari tiga hari Malaikat Uriel berdiam diri di sebuah gereja. Sejak bertarung dengan dua iblis kalangan atas, dia menderita luka sayatan. Luka itu berangsur sembuh setelah jutaan kali melafalkan pujian pada Tuhannya. Ya, dia tidak melakukan apapun selain duduk di deretan kursi terdepan. Selama itu, hampir tak ada orang yang mampir untuk berdoa, hanya seorang pendeta yang menyapanya, itu pun sekali. "Sudah ribuan tahun sejak air bah datang," ucapnya menengadah pada patung Tuhan denagn wajah dipenuhi kekecewaan. Walaupun demikian, dia masih terlihat begitu bercahaya. "Manusia kembali ke jaman kebodohan." Seorang pendeta masuk ke dalam gereja ini. Ia sedikit terkejut melihat pria yang sama, duduk di tempat yang sama, dan berpakaian sama sejak tiga hari yang lalu. "Maaf, Tuan, apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN