Chapter 12

704 Kata
"Bu ketuaa bangun bu" tiara mengguncangkan badan bu ketua "Apaan sih lo?" Tanya bu ketua sewot "Bangun aja, udah pagi" mau gak mau bu ketua bangun dan turun kebawah dalam keadaan yang kacau. Mata bengkak dan merah, rambut acak acakan. "Bu ketua lo kenapa?" Tanya sam, davin dan levin terkejut "Semalem ada angin p****g beliung dirumah gua"balas bu ketua asal "Kemaren gimana? Lancar gak ngedate nya?" Tanya davin "Lancar dari mana, pak bos aja gak jemput bu ketua" ketus tiara "Masa sih? Dia udah dandan rapih kok" balas levin "Nih liat" nabila menyodorkan foto pak bos sedang di club dan berpelukan "Sialan... bukannya itu cindy ya?" Tanya sam terkejut "Iya, itu cindy" "Cindy?" Ulang bu ketua "Dia cinta pertama pak bos" Jleb Bu ketua bungkam, seperti ditusuk ribuan jarum. "Crystal!! Lo bener bener ya" terian rebeca tiba tiba "Apaan sih bun?" Sahut crystal malas "Astagaa kenapa muka lo kayak badut gitu?" Tanya ayah polos "Jahat banget sih lo pada sama anak sendiri" rengek bu ketua "Manja banget sih" sindir ayah. "Karena kalian udah ke 26 kali dikeluarin dari sekolah. Gua memutuskan untuk intan, tiara dan nabila pindah ke SMA SKY!!" Tegas ayah membuat mereka melongo "Gak bisa gitu dong om" protes mereka bertiga "Nah, gua kayak mana?" Tanya bu ketua "Gak ada protes protesan" ayah menceramahi mereka bertiga. 'Drtt..drtt' Peter: ayah sama bunda udah pulang? CrystalEL: udah, kenapa sih? Peter: gpp CrystalEL: bohong. Pasti ada apa apanya Peter: emang bohong. Hahaa CrystlaEL: bang.. kenapa sih? Peter: huft.. lo bakal sekolah disini, homeschooling disini. Di amerika, bareng gua! CrystalEL: demi apa bang? Gua harus ninggalin diamond? Tapi gua juga kangen lo. Peter: lo gak ada pilihan lain. CrystalEL: i know. "Sedangkan lo ris. Lo bak--" "Stop. I know" potong bu ketua santai "Lo mau kan?" Tanya ayah "Ada pilihan lain?" Tanya bu ketua datar "Gak ada" "Siapkan pesawat jet, jam 10 gua berangkat. Gua siap siap dulu" putus bu ketua lalu membereskan baju bajunya. "SERIUS?! Teriak ayah dan bunda "Ya!" Balas bu ketua teriak. *** Jam 9 mereka semua sudah kumpul dibandara, tanpa pak bos. "Bu ketua.. gua pasti kangen banget sama lo" ujar tiara, intan dan nabila menangis "Me too. Don't cry babe" balas bu ketua. "Masa kita baru kenal, dan sekarang lo udah pergi aja sih" ujar ksatria. Bu ketua memeluk mereka bertiga dengan erat "Ya mau gimana lagi. Gua usahin deh, bakal sering sering kesini" balas bu ketua. "Bun.. yah" bu ketua memeluk rebeca dan robert "Baik baik lo disana, jangan berantem sama chris" ujar ayah, "Iya yah" balas bu ketua. "Ris cepetan, udah mau take off tuh" bu ketua menghela nafas dan berpamitan sekali lagi kepada mereka. Saat di pesawat bu ketua menatap jendela dengan datar. "Good bye indonesia" lirih bu ketua dan memejamkan matanya. Sedangkan pak bos yang baru bangun dari tidur karena semalem mabuk. Dia lagsung mengecek ponselnya. 58 misscal, 25 message Pak bos melebarkan matanya saat mengetahui dia punya janji dengan bu ketua. Dan rata rata pesannya dari bu ketua, yang menanyakan pak bos dimana atau pesan terakhir yang bunyinya. 'I HATE YOU!' Samudra: pak bos, cepet kebandara sekarang. Bu ketua mau pergi. Deg. Dengan secepat kilat pak bos mengendarai motornya, karena kalau pake mobil kena macet. Pesan itu diterima jam 9 pagi dan sekarang jam 10 lewat 10 menit. Sesampainya dibandara pak bos diliatin orang karena penampilan yang acak acakan. Pak bos menghiraukan itu, dia tetap mencari bu ketua sampai akhirnya ketemu diamond dan ksatria. "Hosh.. hos.. hos.. sorry gua baru baca pesan sam. Baru bangun" ujar pak bos ngos ngosan "Buat apa pak bos kesini? Belom puas ngancurin hatinya bu ketua?" Tanya tiara ketus "Gua bener bener nyesel. Kemaren itu ada masalah. Dan hp gua lowbatttt" kata pak bos. Pak bos menerangkan dari awal, akhirnya mereka semua paham walaupun masih kesal. "Dimana bu ketua?" Tanya pak bos, keringat sudah membasahi keningnya. "Dia udah pergi jam 10 tadi" ujar mereka kompak. Deg. "Kalian bohong kan?" Tanya pak bos sambil tertawa dipaksakan "Kita serius" jawab mereka kompak "Haha.. gak mungkin bu ketua ninggalin indonesia. Haha gak.. gak mungkin" pak bos tertawa tetapi air matanya mengalir. Ksatria langsung memeluk pak bos. "Dia udah pergi. Bener bener pergi" pak bos diam sejenak. Dia lalu mengecek pesan yang masuk sekitar jam 10 an dan ternyata ada dari bu ketua. BuKetua: Makasih untuk yang udah dateng dikehidupan gua, makasih karena lo gua jadi cinta sama lo. Dan makasih karena lo, gua membenci apa artinya cinta. Lo tau kan, gua gak suka nunggu. Dan lo orang pertama yang buat gua nunggu 5 jam. Gua pergi. Love you! :* Mungkin emang bener yang dibilang siti, gua gak pantes buat lo. Pak bos terdiam. Maaf.. maaf.. maaf.. and love you too!. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN