#55

1029 Kata

"Mama nggak usah mikir macam-macam dulu, lihat wajah mama yang tirus," Fariq memeluk mamanya yang mulai menangis. "Seandainya aku tidak memaksakan pertunangan itu, mama hanya kawatir padamu sayang, kamu tidak pernah dekat dengan wanita waktu itu, dan Aca juga tak ada kabar, papamu juga tak memberi tahu jika Aca bekerja di perusahaan kita, seandainya waktu bisa diulang mama tidak akan memaksamu bertunangan dengan Daniya, yang mama tahu ia langsung suka padamu saat mama memperkenalkan kalian, mama tak sadar telah membuat hidupmu susah, dia anak manja semuanya yang diinginkan pasti ditangannya, saat kamu memutuskan pertunangan dia menangis histeris, dan di depan mama mengatakan bahwa kau akan tetap miliknya, jika ada yang mengambilnya akan dia buat celaka itu yang mama ingat, dan terus tern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN