Tujuh puluh enam Jelita merasa sekitarnya memudar, suara teriakan Jamima dan yang lain perlahan tak lagi terdengar. Dia masih meniti tepian kolam terakhir kali dia ingat. Namun, beberapa detik kemudian tubuhnya limbung dan tercebur masuk ke dalam kolam yang ada tepat di sisinya berjalan tadi. Bibi yang sejak tadi memperhatikan Jelita berteriak histeris melihat gadis itu jatuh ke dalam air secara tiba-tiba. Entah itu caranya agar percakapan itu terhenti ataukah dia memang tak sadarkan diri lalu tercebur ke dalam sana. "Neng!!!!" pekik Bibi seraya berlari mendekati tepian kolam tempat Jelita tadi berdiri dengan tubuh gemetar. Gabrian menoleh ke belakang. Jelita berada di dalam air dan tak bergerak. Dia bahkan hampir sampai ke dasar kolam. Gabrian cepat-cepat melemparkan dirinya ke dalam

