Jelita tahu sikapnya pada kedua orang tuanya sangat berlebihan. Dia kini begitu sedih karena sudah memperlakukan keduanya seperti itu. Nimas masih menangis di kamar tamu. Dia benar-benar tak habis pikir apa yang membuat Jelita begitu ketus terhadap bapak dan ibunya. "Ibu, kok masih saja menangis? Sudahlah Bu, nanti sakit ibu kambuh lagi." "Pak, kira-kira apa yang membuat Jelita jadi seperti itu ya?" "Bapak kan sudah jawab, bapak tidak tahu Bu. Kan bapak juga sama seperti ibu, baru kali ini berkunjung ke rumah Pak Ferdy. Jadi, enggak tau ada apa di sini. Enggak tahu apa yang sudah terjadi." "Pasti terjadi sesuatu, Pak. Apa mungkin mereka memperlakukan Jelita dengan buruk? Dan Jelita menutupi itu? Makanya dia enggak suka kita datang kesini. Iyakan kak?" "Jangan berpikir jelek dulu, Bu.

