Gemas

1968 Kata

Sembilan puluh enam “Aku enggak percaya, kalau hari seperti ini benar-benar akan datang.” Tian menatap langit di atas mereka, Jamima mengikuti arah pandangan Tian. Mereka tengah duduk bersama di dekat kolam. Acara sudah benar-benar usai, semua perkakas dan meja kursi sudah kembali dirapikan. Tersisa sepasang manusia yang tengah duduk bersama. Ditangan mereka ada secangkir minuman hangat yang dibuat Tian tadi. Mereka pindah dari teras depan ke belakang ketika semua sudah selesai dirapikan kembali. Dekat kandang Bible ada kursi malas lengkap dengan meja, Tian menggendong Jamima dan membantunya duduk dikursi malas. Terus menerus berada di atas kursi roda akan berpengaruh pada mentalnya, nantinya dia bisa merasa seperti orang yang selamanya akan cacat. Tian duduk di sebelahnya, mereka mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN