Keajaiban Dunia

1948 Kata

"Mima, ayo jalan!" Tian memanggil Jamima yang masih bersiap di kamarnya. "Tok!! Tok!!" suara pintu diketuk "Mima ayo udah siang!" "Iya, Kak!!" jawabnya dari dalam kamar. Jamima keluar dengan kursi rodanya. Jelita sudah membantunya berganti pakaian. Gadis itu sudah siap untuk terapi hari ini. Tian cengar-cengir melihat Jamima yang begitu manis. "Kenapa kak? Aku salah kostum kah?" tanya Jamima malu. "Enggak dong, masa salah kostum." "Terus kakak kenapa senyum-senyum gitu? ngeledek aku ya?" Jamima cemberut. "Mana ada aku ngeledek! Aku lagi menganggumi keajaiban dunia." "Ish." "Hehehe, ayo!" 'Kak Tian ini lho, sudah punya pacar masih saja godain aku!' batin Jamima. Mereka melakukan janji temu dengan dokter dan terapis untuk melakukan berbagai step dalam usaha memulihkan kondisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN