Simpanan Papi Rere

1015 Kata

Enam puluh delapan Rere kesal bukan main, tiba-tiba saja dia merasa ada di dasar jurang sekarang. Gadis itu benar-benar tak bisa hanya diam, nama baik dia yang ada di atas awan kini terancam. Dia pulang ke rumah dengan membanting pintu. Masuk dengan langkah dihentak-hentakkan. Mulai berteriak mencari Papinya yang pasti sudah berada di rumah pada jam-jam sekarang ini. "Papi!!!" Teriaknya. "Papi!!!!" Dia menaiki tangga menuju lantai atas tapi Papinya tidak ada disana. "Mbok, Papi mana??" Tanyanya pada si asisten rumah tangga yang sudah tua. "Ada di kamarnya, Non." "Di kamarnya? Kok aku teriakin tadi enggak ada jawaban???" "Ehm, anu Non.." "Anu apa??" "Ehm...anu.." "Ish.. kelamaan deh!!!" Rere mendengus dan mulai kembali ke lantai atas tempat kamar Papinya berada. Rere menggedor-g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN