Mencari Azriya

1307 Kata

Setelah kepulangan Xavier, Andreas lantas mengetuk kamar adiknya. Ia yakin pasti ada sesuatu yang tidak beres dengan kedatangan Azriya ke penthousenya kali ini. Tok! Tok! Tok! Ceklek! "Kak ...." Andreas mengulas senyum melihat wajah sembab sang adik, "Kakak boleh masuk?" tanyanya. Azriya mengangguk, ia lantas menggeser tubuh guna memberikan jalan untuk Kakaknya lewat. Pria tampan itu belum mengganti baju, ia benar-benar khawatir dengan keadaan Azriya. Setelah mendudukkan diri di ranjang, Andreas juga meminta sang adik yang masih berdiri di ambang pintu untuk mendekat. "Duduklah, kamu nggak capek berdiri terus?" tanyanya yang hanya ditimpali gelengan kepala oleh Azriya. "Mau makan sesuatu? Mumpung masih jam segini, masih banyak cafe buka." "Aku nggak lapar, Kak." "Memangnya kamu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN