Sore itu juga, Rahagi menemui Argo, pengacaranya. Dia membawa Alana dan Kanaya serta. Kepada Rahagi dan Argo, Alana bercerita kejadian tadi siang. Tentang kata-k********r yang dilontarkan Marina, dan juga cubitan keras yang diterimanya. Selama pertemuan itu, Kanaya tidak berkomentar apapun. Dia hanya diam atau tersenyum. Dalam hati dia mengeluhkan masalah keluarga Rahagi yang harus disaksikannya. Dia jadi menyadari, mencintai lelaki ini tak semudah yang dia kira. Dengan status dan paket satu anak yang dibawanya, mau tak mau dia harus siap menghadapi persoalan seperti ini. Padahal, dia punya masalah sendiri dengan ayah dan ibu tirinya yang belum diselesaikan. Meski demikian, pada akhirnya dia sadar diri dan menerima resiko yang sudah dia tahu ketika mau terikat dengan Rahagi. Dari sof

