Episode 41-Perubahan

1542 Kata

Beberapa perkataan Sony sebelum akhirnya pergi, terus saja mendengung di telinga Fara. Semalam suntuk ia tidak bisa tidur, sekalipun sempat terlelap mimpi tentang kebersamaannya bersama Sony justru datang. Hingga pagi ini, rautnya sangat pucat karena kesulitan beristirahat. Ucapan Sony itu seperti sebuah sugesti baginya, tetapi juga beban berat atas rasa yang ia pikir sebagai rasa bersalah. Namun, kemarin tepatnya ketika Abra memintanya menjadi seorang istri, Fara berpikir jika saran dari orang sebijak Sony bisa saja merupakan apa yang ia inginkan. Sehingga, ia memberanikan diri untuk menjawab 'ya'. Karena menurut Sony pun, selama dekat dengan pria itu otak justru di tempat lain dan itu tentang Abra. Entah, setelah memutus Abra di hari Senin dua minggu yang lalu, hati Fara selalu dirun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN