"Bukankah sudah kubilang? Aku hanya ingin bersenang-senang dengan dirimu saja, Nona Audrey ... tapi, kenapa kau malah menangis ketakutan seperti ini, hem?" Air mata kian menderas membasahi pipi. Jantungnya berdegup kencang saking takutnya ia saat ini. Rona di wajah Audrey bahkan memudar dan digantikan oleh warna pucat yang mendominasi. Bernard, pria itu terlihat begitu liar di matanya. Meski Audrey sudah sering melihat tatapan liar dari Malvino ketika hendak menerkamnya, tapi pandangan yang Bernard sorotkan saat ini jauh berbeda. Gairah yang dimilikinya tidak serupa dengan hasrat yang Malvino tunjukkan. Bernard lebih cenderung seperti seorang pemaksa yang berambisi untuk mendapatkannya, sementara Malvino jauh lebih tulus dan Audrey pun bisa menerima itu dalam sekejap mata. Audrey begit

