"Sepupu Jauh?" Sera memicingkan matanya sambil menatap layar handphone yang terus bergetar dan berdering. Diliriknya pintu kamar mandi yang masih tertutup, masih terdengar suara gemericik air di dalam yang menandakan suaminya masih asyik membersihkan tubuhnya. Jemarinya bergerak mengusap tombol telepon berwarna hijau, lalu menempelkan benda pipih tersebut ke telinga. "Ya, halo?" sapanya kemudian. Tidak ada sahutan dari seberang, hanya ada keheningan. "Halo ini siapa?" tanyanya sekali lagi, tapi tetap tidak ada sahutan. Sera menatap layar handphone yang kini mati. Alisnya mengkerut saat melihat tidak ada apa-apa di sana. Telepon tidak tersambung. "Ehhh perasaan tadi udah kuangkat teleponnya, kok malah gak tersambung?" gumamnya seorang diri. "Mungkin udah keburu mati kali ya sebelum a

