Bulan melangkah lebih dulu masuk rumah ketika mobilnya berhenti di depan, dia tidak berkata apa-apa, satu kalimat pun kepada Langit usai pertemuan mereka di tempat hiburan malam itu. Dia kecewa, bukan tanpa alasan. Menyesal di akhir seperti tidak ada gunanya, dia sudah melihat hal yang tidak seharusnya dia lihat. Siapa dia, siapa Langit, terkadang status pernikahan di antara mereka hanya sebagai formalitas agar mereka tidak terkena masalah di masyarakat. Bulan tidak menyangka harus melewati hari ini dalam hidupnya. Sungguh, kalau ada jalan yang lebih baik dari pernikahan ini demi membayar hutang ayahnya, dia akan lakukan itu. “Lan ... jangan mengabaikanku! Kenapa kamu terus diam sejak tadi, hhh?!” Bulan sedikit berdesis sewaktu tangannya ditarik oleh Langit. Sehingga dia berbalik arah l

