Beberapa hari berlalu, Bulan tidak melihat lagi suaminya ada di rumah. Langit pergi, entah ke mana. Tidak ada kabar sama sekali, Bulan hanya tahu laki-laki itu sedang ada pekerjaan di luar kota, itu pun dari sekretarisnya—Mega. Langit tidak mengabari sama sekali walau dihubungi berkali-kali. Mungkin sedikit aneh jika terbesit di hati Bulan rasa penasaran ke mana suaminya pergi. Sebab sampai detik ini, perasaannya masih belum pasti tertuju untuk laki-laki itu. Bulan hanya berpikir kalau hal ini disebabkan karena hubungannya dengan Langit sedikit membaik, minimal ada komunikasi di antara mereka. Tidak seperti sebelumnya. Bulan yang sekarang sedang berada di ruang keluarga, langsung terperanjat ketika mendengar bel rumah berbunyi. Dia pun beranjak dari kursi, dan melangkah cepat ke arah pin

