KEPERJAKAANKU DI RENGGUT MBAK RUBI

974 Kata
Bibirnya terasa sangat lembut di bibirku, lidahnya mulai bergreliya memasuki mulutku, salah satu tangannya mulai meryap masuk kedalam celana dalamku yang mulai basah, di menggengam terpedoku dengan kuat, pelan pelan dia menggerakkan tangannya naik turun mengocok terpedoku, Aku merasa terbang di atas awan kesadaranku mulai hilang,, tanpa komando tangankupun mulai berani merayap kesana kemari,.. gundukan gunung kembar yang padat dan kenyal mbak rubi menggesek gesek dadaku membuat aku semakin berai meraihnya dengan tangan kiriku dan meremas remasnya dengan lembut.. tak mau kalh tangan kananku aku arahkan masuk kedalam CD putihnya dan benar benar luar biasa bulu yang lebat ada di sekitar bibir bawah'nya membuatku semakin b*******h. aku mulai menggosok gosok selangkangannya, mbak rubi mendesah nafasnya semakin terasa berhembus semakin cepat.. "aacchhh....eehhhmmmm.. puaskan mbak ya, mbak lama ga beginian" mendengar mbak rubi seperti itu aku semakin semangat memainkan mahkota berharga mbak rubi, jariku mulai lincah mengutak atik tonjolan kecil lubang pipisnya. dia menggelinjang kenikmatan. aku mulai melepas celana dalam putihnya, aku terpana melihat sebuah barang berharga seorang wantia persis di depan mataku yang sangat dekat... tak ketinggalan mbak rubi juga melepas celana dalamku.. dia terus menggosok gosok terpedoku, melihat terpedoku yang sudah siap tempur dari td mbak rubi terpana melihat terpedoku, memang ukurannya tidak besar tetapi panjang.. hahahaha. "waaauuww punyamu panjang juga beda denga punya suamiku biasa biasa saja" "ahh biasa aja sih mbak". sahutku... " bisa mentok niich.." selorohnya sambil senyum ke arahku" Tiba tiba mbak rubi jongkok dang wajahnya persis di depan terpedoku dia masih menggosok gosokkan tangannya sambil mengat amati terpedoku.. tak lama kemudian dia menciumi terpedoku dengan lembut, di hisap dan di jilat jilatnya kantung telurku.. kakiku terasa lemas gemetar saat terpedoku masuk kedalam mulut mbak rubi.. di lumat dan di gosok gosokkan lidahnya.. sesa'at setelah memainkan terpedoku dengan bibir dan lidahnya mbak rubi berdiri dan membisikkan sesuatu di telingaku. "enak ga.? mbak juga mau dong m***k mbak di gituin" mendengar permintaan itu aku langsung jongkok dan memegang kedua paha putihnya dan mulai menciumi memeknya.. bulu lebatnya aku gesek gesek dengan hidungku aroma wangi yang khas menusuk hidungku,. lidahku mulai memainkan lubang pipisnya dan menghisap hisap bibir memeknya yang kemerahan.. dia terus mendesah,menjambak rambutku,dan mendorong kepalaku semakin kedalam terbenam dalam memeknya yang harum khas kewanitaan.. setelah puas aku bermain main dengan memeknya,, dia menarikku ke atas sampai aku berdiri dihadapannya, lalu memelukku dengan erat dan berbisik.. " aku sudah ga tahan.. masukkan dan puaskan aku sekarang ya" karena pelukan itu terpedoku persis menempel di m***k mbak rubi, bulu lebatnya membuat aku semakin merinding ga karuan. jujur baru kali ini aku perpelukan dengan seorang wanita tanpa sehelai baju sekalipun. Dengan lincah tangannya meraih terpedoku dan mengarahkannya ke lubang memeknya yang mulai basah.. perlahan lahan di menggoyangkan pinggulnya supaya terpedoku bisa masuk kedalam memeknya yang lembut. saat terpedoku mulai masuk kedalam mata mbak rubi langsung terpejam seiring dengan desahan yang membuat kakiku gemetar semakin kuat "aacchhh....." pertama dalam hidupku aku b******a dengan wanita.. terpedoku tenggelam dalam mahkota kewanitaan mbak rubi, gerakan pinggul mbak rubi semakin kuat naik turun, goyang kanan kiri diiringi desahan mbak rubi yang semakin ga karuan. aku hanya terdiam menikmati pergerakan mbak rubi, karena aku belum berpengalaman dalam b******a. Beberapa saat kemudian gerakan mbak rubi semakin kuat dan sedikit menggelijang menggelinjang memegan erat pinggulku seakan akan jangan sampai terlepas.. aq melihat mbak rubi benar benar menikmati dosa kenikmatan ini.. tiba tiba mbak rubi seakan mau teriak tetapi di tahan oleh tangannya, rupanya mbak rubi hampir k*****s sampai ke puncak hasratnya tetapi di tahan olehnya sepertinya dia mau bermain lebih lama lagi. perlahan dia melepaskan pelukannya dan mengeluarkan terpedoku perlahan lahan tetap di iringi desahan khas kenikmatan seorang wanita ang terpenuhi hasratnya. " aacchhh... eehhmmm... kita ganti posisi ya kita nikmati sore ini berdua" setelah berkata seperti itu mbak rubi membelakangiku dan mengangkat kaki kanannya ditaruhnya di atas kloset duduk yang ada di depannya. Aku diam saja masih tak percaya aku melakukan hal bodoh ini sebelum sama istriku kelak. keperjakaanku di renggut oleh mbak rubi.. di tengah lamunanku mbak rubi menengok kearahku dan memanggilku. " hey.. kok bengong kita lanjutin ya mainnya kan belum selesai" tanganku di tarik ke arahnya sepertinya mbak rubi sudah tidak sabar menyelesaikan permainan ini. tangannya kembali memegang terpedoku dan di arahkannya kembali ke lubang memeknya dari belakang.. dan kali ini mau tidak mau aku yang harus membuat gerakan, karena tidak mungkin posisi mbak rubi agak membungkuk dan salah satu kakinya si atas kloset.. aku mulai pergerakan maju mundur dengan perlahan sambil benar benar menikmati terpedoku yang bergerak keluar masuk di m***k mbak rubi.. tak berapa lama mbak rubi mulai menggelinjang menggelinjang dan keluar teriakan teriakan kecil... "aacchhh,,,,,uuuhhhhh... mas aku mau keluar" dengan cepat tanganya meraih pinggulku seakan menuyuruhku untuk mengerakkan pinggulku semakin cepat, tubuhku perlahan lahan juga merasakan ada sesuatu yang mau keluar dri terpedoku. dan benar saja bersamaan dengan teriakan mbak rubi yang kedua kalinya.. " aaaccchhhh,,,,aaeeeehh....aaacchhhh... aku keluar mas" tubuh mbak rubi menegang dan jepitan memeknya ke terpedoku semakin kuat bersamaan dengan itu terpedoku menyemburkan sesuatu di dalam m***k mbak rubi.. sebenarnya aku mau keluarin di luar tapi karena tangan mbak rubi menahan pinggulku agar terpedoku tetap terbenam semakin dalam ke memeknya mau tak mau keluar di dalam memeknyaaku takut kalau nanti mbak rubi hamil hasil hubunganku ini. tetapi kekuatiranku sirna ketika mbak rubi berkata. " ga usah takut kalau aku hamil aku sudah program KB dan aman aman saja kalau kamu keluarin di dalam" setelah itu mbak ruby memelukku lagi dan berbisik. "makasih ya...aku puas hari ini bisa meluapkan semua hasratku, hampir 2 tahun semenjak kelahiran anak pertamaku suamiku gak parenah memberikan kebutuhan batinku" dan dengan tegas aku menjawabnya "sama sama mbak aq dapat pengalaman yang sebelunya belum pernah aku lakukan dengan siapapun.. kalau mbak butuh lagi tinggal hubungi saya aja aku siap kapanpun untuk mbak rubi" akhirnya kamipun madi bersama, sesekali kami berpelukan lagi.. dan saling cium.. pengalaman yang sangat luar biasa
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN