Setelah kejadian sore itu hubunganku dengan mbak rubi semakin dekat, tetanga sekitar tak ada yang menyadarinya..
hampir setiap pulang kerja mbak rubi selalu membuatkan secangkir kopi dan ditaruh di meja teras depan rumah. tak hanya kopi saja terkadang sepiring makan kecil juga di berikannya kepadaku.
tepat seminggu setelah kajadian itu ketika hari sudah mulai gelap waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. aq duduk di teras rumah sambil memandangi gelapnya malam kebetulan rumahku di gang paling terkhir diperumahanku.persis didepan rumah lahan pabrik yang cukup luas dengan tumbuhan ilalang yang memenuhi lahan itu.. dan dibatasi pagar tembok setinggi 1,5 meter.. hanya terdapat 5 rumah yang di tempati sedangkan persis di sebelah rumahku dan mbak rubi rumah kosong yang tidak ada penghuninya.
bisa di bayangkan betapa leluasanya aku dengan mbak rubi melakukan sebuah dosa besar..hahahahaha..
di saat sedang asik menikmati indahnya malam hari yang di hiasi suara rintik hujan gerimis, suasana malam semakin dingin apalagi lokasi perumahan dekat dengan pegunungan yang cukup terkenal di kotaku ini. tiba tiba handphoneku berbunyi pemberitahuan pesan masuk. aku ambil Handphone di atas meja melihat siapa yang mengirim pesan malam malam begini. dan ternyata pesan itu dari mabk rubi.
" mas ngapain diluar kan dingin"
aq menengok ke arah rumah mbak rubi, ternyata dia mengintip dari balik jendela dan tersenyum. belum sempat aku balas pesannya dia mengirim pesan lagi..
" mas aku kedinginan.. hujan mulai turun..
mas temeni aku bobok ya"
hah... aku kaget setengah mati belum hilang ingatanku kejadian di kamar mandi seminggu yang lalu sekarang mbak rubi mau ngajak maenan lagi...
disaat aku sedang memikirkan ajakan mbak rubi.. terdengar suara mbak rubi mengetuk jendala rumahnya dan memberi kode supaya aku cepat cepat masuk kerumahnya, agar tak menimbulkan suara yang mencurigakan yang bisa membuat tetangga bangun dari tidurnya akupun memberi isyarat kepada mbak rubi aku menunjuk ke atas yang artinya aku mau lewat plafon yang dan turun dari kamar mandi mbak rubi.. jaga jaga saja takut ada yang tak sengaja melihat aku masuk rumah mbak rubi jika lewat pintu depan. bisa di gerebek orang satu RT nantinya.
setelah lewat plafon ternyata mbak rubi sudah menungguku di depan pintu kamar mandi. aq tercengang tenyata mbak rubi hanya mengenakan baju tidur transparan dan hanya mengenakan celana dalam saja. sehingga terlihat putingnya yang kemerahan menjulang di ujung gunungan padat mbak rubi.
dada ini kembali bedegup kencang bulu kudukku mulai berdiri tak mau ketinggalan terpedoku mulai berontak dan menegang melihat mbak rubi yang sangat cantik dan mempesona mengenakan baju tidur transpran itu. tak sabar aku langsung menarik tangan mbak rubi menuju kamar tidurnya.. ketika masuk kamar aq sedikit merasa aneh seperti ada yang kurang, aku langsung bertanya ke mbak rubi..
" mbak anaknya dimana kok ga ada di dalam kamar"?"
dengan santai mbak rubi manjawab
"tenang anakku tadi siang di jemput neneknya di ajak pulang kampung"
terjawab sudah rasa penasaranku..
"lho tapi kok mbak rubi masih disini ga ikut pulang kampung?"
"enggak aku sengaja ga ikut pulang kampung, aku mau malam ini kita b******a sampai puas tanpa ada yang ganggu"
wauw.. licik juga nih cewek satu ini pikirku dalam hati, tapi ga papalah kapan lagi bisa dapat kesempatan semalaman b******a dengan wanita yang aku kagumi.hahahaha
mbak rubi mulai merebahkan tubuhnya di tempat tidur dengan posisi menantang.
tanpa pikir panjang aku langsung melepas semua bajuku,, sudah ga sabar ingin memulai permainan ini.
dengan cepat aku menindih tubuh mbak rubi, aku menyingkapkan baju transpannya sehingga terpedoku menempel di celana dalamnya yang berwarna putih. aku gesek gesekan terpedoku di atas memeknya yang masih tertutup celana dalam, sesekali menekan nekannya. mbak rubi berbisik..
"aku mau malam ini kita maenkan berbagai gaya, aku maupuas sampai pagi.. kamu mau kan"
dalam pikirku ternyata wanita yang selama ini aku anggap sopan,anggun,kalem, ternyata maniak s*x juga..
oke gapapa aku layanin kemauannya, mbak rubi mulai melepas baju tidurnya dan hanya tertinggal celana dalamnya saja.. seperti waktu itu mbak rubi mau aku memainkan bibir dan lidahku di memeknya. tetapi kali ini agak berbeda, mbak rubi memutar posisi berbaringya berlawan dengan posisiku.. sehingga terpedoku persis ada di depan wajahnya. tanpa basa basi dia langsung mengulum terpedoku mulai di hisap hisap,kepalanya naik turun mengocok terpedoku dengan mulut birbirnya yang lembut, akupun tak mau kalah aku mainkan lidahku di lubang pipisnya sesekali mbak rubi menggelinjang kenikmatan..
hampir 15 menit berlalu setelah puas aku bermain main memeknya dan terpedoku juga sudah semakin mengeras.. akhirnya kami merubah posisi, mbak rubi mulai berbaring terlentang dan m***k tembemnya di hadapanku..
tanpa berfikir panjang aku langsung menindih tubuh mbak rubi.. tanpa perintah terpedoku seakan akan tau kemana dia pergi.. saat terpedoku baru setengah masuk ke m***k mbak rubi mbak rubi berbisik
" aku mau keluar berkali kali.. kamu siap kan"
tanpa menjawab pertanyaan mbak rubi aku semakin menekan terpedoku masuk semakin dalam ke m***k mbak rubi.. dan seketika desahan halus kenikmatan mbak rubi terdengar"
"aaaaaccchhhhh........."
tanpa sadar hujan ternyata semakin deras suara air jatuh di atap rumah semakin keras dan berisik, aku berfikir seandainya ada sura keras muncul dari aktifitasku dengan mbak rubi tetangga tak akan mendengarnya karena suara hujan yang sangat lebat ini..
malam semakin larut dan aku semakin berani melakukan gerakan gerakan yang sebelumya aku tahan karena takut menimbulkan suara yang mencurigakan tetangga.
kali ini aku bebas melakukan gerakan gerakan b******a dengan mbak rubi tanpa takut terdengar tetangga..
suara desahan mbak rubi juga semakin berani keluar yang membuat aku semakin b*******h. malam ini benar benar kita habiskan untuk bercinta.. mbak rubi tak henti hentinya mendesah.. setelah sampai puncak k*****s kenikmatan yang pertama aku dan mbak rubi rebahan sebentar dan mbak rubi pergi ke dapur menyiapkan secangkir teh hangat.. setelah istirahat sejenak dan hasrat mulai tumbuh kembali.
aku mulai bergreliya lagi aku cium, dan hisap gunungan kembar mbak rubi,lidahku memainkan putingnya yang mulai mengeras.. mbak rubi menikmati permainanku.. desahan demi desahan mbak rubi terdengar samar samar di telingaku, tanganku meremas remas m***k basahnya.. mbak rubi mengelinjang menggelinjang sampai kepalanya mendongak ke atas dan matanya sedikit tertutup.. beberapa saat kemudian mbak rubi berdiri kali ini mbak rubi mau posisi baru.. dia mengangkat kaki kanannya sampai ke pinggulku dengan cepat tanganku meraihnya.. tangannya memegang terpedoku dan mengarahkannya di lubang memeknya aku memeluknya dan mulai menggerakkan pinggulku maju mundur.. suara desahan mbak rubi kembali terdengar sangat lembut..
"ach.. uch... aaaacccch.... terus mas jangan beehenti.."
aku terus menggenjot m***k mbak rubi... tak beberapa lama tubuh mbak rubi seperti mengejang di iringi teriakan kecill
"aaaeeeccccchhhh... aku keluar mas"
kali ini mbak rubi lebih dulu keluar sedangkan aku belum..
kali ini aku berbaring di tempat tidur sedangkan mbak rubi duduk persis di atas terpedoku dan di masukannya kembali terpedoku ke dalam m***k basahnya.
dimulai gerakan naik turun mbak rubi aku benar benar merasakan seperti inikah kenikmatan surga dunia..
waktu berlalu begitu cepat permainan demi permainan kita lakukan di malam ini dengan bebasnya. tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 04.00 pagi.. mbak rubi terbaring lemas di atas tempat tidur... aq melihat wajahnya yang kecapek'an krena harmpir 8 kali lebih dia sampai puncak kenikmatan sedangkan aku hanya 5 kali..
aku tidak bisa melupakan kejadian malam ini.. berharap bisa terulang kembali nantinya.