Serangan Balik

1012 Kata

Sebelumnya .... "Simon!" "Anggun?" Laki-laki bertubuh gempal tersebut terkejut. "Kamu dari mana saja?" Simon yang melihat keberadaan perempuan itu langsung bertanya padanya. "Nanti saja aku ceritakan. Sekarang aku harus ke persidangan Kasa." Anggun memang tidak bisa ke sana sendiri karena dia tidak boleh ketahuan bagas kalau sedang sibuk menolong Kasa. Dia tampak tergesa-gesa. "Tolong antar aku, Sim," pintanya. Bukanya tidak mau. Tapi, Anggun bisa lihat sendiri, 'kan, sekarang dia bagaimana. "Aku kerja, mana mungkin bisa mengantarmu." "Tolong deh, sebentar saja." Anggun memohon. Kalau dia harus naik taksi atau ojek takut lama. Bisa-bisa datang ke sana persidangan sudah selesai. Simon mempertimbangkan, apa yang harus dia lakukan. Bosnya, kebetulan tidak ada. Yang dia dengar sih, ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN