*** Setelah berbicara dengan Raffi melalui sambungan telepon. Harold merasa perlu menelepon anak-anaknya. Hatinya mulai mengikhlaskan cintanya secara perlahan-lahan. Dia tidak lagi, merana seperti orang yang dipenuhi kegalauan. Kenyataan sudah ada di depan mata. Harold tidak mau terlalu larut dalam kesedihan atau semacamnya. Jika pun ia sedih karena Khadija, ia tidak boleh mengaitkan Zul dan Zander di dalamnya. Zul dan Zander akan selalu menjadi anak-anak Harold. Perpisahan tidak akan pernah mengubah kenyataan itu. Ketika Harold menelepon, Khadija sedang berada di studio Azzam. Harold bisa mendengar suara Azzam melalui panggilan video itu. Setelah Khadija resmi menjadi janda, kedekatannya dengan Azzam semakin jelas terlihat. Apalagi hubungan keduanya didukung banyak orang. "Ada ap

