Bab 22: Optimis

1082 Kata

*** "Tunggu! Kurasa ada yang salah denganku!" Harold menaruh ponsel di atas meja sembari memikirkan apa yang salah dengan dirinya saat ini. Ada yang kurang dari diri Harold. Setelah menelepon istri dan anak-anaknya, Harold merasakan sesuatu yang janggal. "Apa?" Raffi bertanya dengan nada datar. Dia menyimak wajah Harold lalu berkomentar. "Hari ini kau terlihat rupawan. Mungkin lebih rupawan dari biasanya. Kau tidak aneh," goda Raffi. Saat ini, Harold mengenakan jaket kulit hitam dengan dalaman kaos berwarna putih. Rambut bagian depannya berdiri laksana rambut aktor Hollywood saat menghadiri acara penghargaan. Secara keseluruhan, Harold tampil maksimal. Dia menawan walaupun tidak sedang melaksanakan sebuah konser. Namun entahlah, ada yang kurang. Harold berpikir bahwa kemungkinan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN