*** Saat sudah tiba di Padang. Harold mulai berpikir untuk memberitahu istrinya. Saat ini, nama baik Harold sudah tercemar karena kabar yang beredar di internet. Nyaris tidak ada waktu bagi mereka bertemu. Oleh karena itu, Harold mulai berpikir untuk membicarakan permasalahan itu melalui telepon. Saat Harold menelepon istrinya melalui panggilan video. Khadija tidak menampilkan senyuman hangat seperti biasanya. Dia sibuk mengurusi sesuatu. Jelas sekali, ia sedang fokus pada laptop. "Assalamu alaikum, Mas. Ada apa?" tanya Khadija tanpa melirik suaminya. Hanya satu kali, ia menatap mata suaminya. Lalu pandangannya teralihkan ke arah lain. Seperti biasanya, Khadija memanggil Zul dan Zander untuk bicara dengan ayah mereka. "Wa alaikum salam. Aku rindu denganmu," jawab Harold. Perasaa

