“Terima kasih, ya.” Ucapan itu terlontar dari mulut mungil Alin. Wanita itu baru saja menjadi wanita paling spesial di hari ulang tahunnya. Setelah hadiah yang dia dapatkan dari suaminya, Alin pun dilarang untuk memasak hari ini. Padahal dia sudah beli bahan masakan yang banyak. Satu hal lagi yang Alin kagumi, Fikri sudah menyiapkan semuanya bahkan sampai kue ulang tahun untuk Alin. Jujur saja, Alin bahkan melupakan hari ulang tahunnya yang ke-30. Dia lupa dengan hari spesialnya karena terus memikirkan masalah dengan Fikri. Sekarang justru Fikri yang membuatnya ingat sambil memberi kejutan. “Bagimana makanannya?” tanya Fikri. Restoran mahal kalau kata Alin. Wanita itu tidak akan pernah mau menginjakkan kakinya lagi di restoran ini. Cukup sekarang saja untuk menuruti keinginan Fikri.

