Setelah semua rahasianya terbongkar, Wendi langsung diusir dari rumah keluarga. Santi menganggap sikap Wendi sangat tidak bisa dibenarkan. Akhirnya dia terpaksa menerima penawaran dari teman Fikri di Australia. Wanita itu kembali lagi bekerja di Australia atas perintah Fikri semalam. Selain untuk menghibur diri, dia berusaha untuk melupakan Fikri juga di sana. Di lain sisi, Alin masih saja marah atas kejadian kemarin. Niat Fikri sebenarnya baik, tetapi perihal menyembunyikan masalah yang sebenarnya Alin permasalahkan. Namun, perlahan-lahan Alin mulai sadar kalau perbuatan suaminya itu benar juga, tidak pantas Alin marah. “Kamu masih marah sama aku, ya?” tanya Fikri. Pria itu duduk di sofa kamar. Tampilannya sudah rapi dengan kemeja dan flanel. Persis seperti mahasiswa berpenampilan mo

