18. Kopi

1281 Kata

"Rere nyaman ndak kalau pakai jilbab?" tanya Lia seraya menyisipkan rambut Rere ke telinganya. "Emm... Gimana ya Nek? Nyaman nggak nyaman sih Nek?!" "Kalau Rere merasa nyaman, lebih baik dari sekarang Rere mulai menutup aurat. Karena menutup aurat itu wajib!" "Rere akan usahain deh." ***** Siang berganti malam. Hari berganti hari. Minggu berganti minggu. Kini Rere telah banyak berubah. Ia mulai rutin melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim. Sholat dan mengaji sudah mulai menjadi kesehariannya di pesantren. Mendengarkan pengajian sudah mulai dilakukannya. Menjadi Rere yang sekarang tidaklah mudah. Setiap hari ia belajar mengaji dari iqro' hingga Al-qur'an, itu semua berkat dukungan orang-orang di sekitarnya. Apalagi Azzam yang sangat sabar mengajari Rere. Sedikit demi sedikit Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN