“Apa kamu yakin sudah kuat untuk mengikutiku ke kampus? Aku tidak keberatan jika kamu beristirahat beberapa hari lagi. Tenang saja, ada kak Tian Lu yang akan menjagaku, aku tidak benar benar sendiri.” Ujar Ye Lily yang merasa tak tega membiarkan A Mei memaksakan diri jika kondisi kakinya belum sepenuhnya pulih. Di luar dugaannya, gadis pelayan itu malah menunjukkan bukti yang membuat Ye Lily tak bisa berkelit dan terkejut. “Aku tidak tahu bagaimana harus meyakinkan anda lagi nona muda, lihat ini! Kakiku bahkan sangat kuat dipakai melompat.” Ujar A Mei dengan bangganya melompat berulang kali di hadapan nona mudanya. “A Mei berhenti! Jangan gegabah! Nanti kalau sakit lagi bagaimana?” Ye Lily mendekati A Mei dan melarangnya melompat lompat lagi. Gadis pelayannya malah tertawa girang, kont

