Tubuh Ye Lily dalam gendongan Tian Lu terasa ringan, seringan hatinya yang kini berbunga bunga. Tak pernah ia merasa sebahagia seperti saat ini, dunia yang tengah dipijakinya serasa berpihak sepenuhnya kepadanya. Ye Lily enggan memalingkan tatapan dari Tian Lu, begitu pun sebaliknya, pria itu tak jemu menatap pada kedalaman sinar mata gadis cantik itu. “Kalau begitu kamu harus memegang ucapanmu.” Barulah Tian Lu menyatakan kata katanya setelah puas menatap nona mudanya itu. Ia tak lagi perlu menjelaskan apa yang akan dilakukannya, setelah mendapatkan ijin serta kepercayaan sepenuhnya dari Ye Lily. Tian Lu langsung mengambil tindakan, meringankan tubuhnya lalu membawa Ye Lily melakukan sebuah tindakan yang tak pernah terpikirkan olehnya. Ye Lily terkesiap, merasakan sensasi yang membuat p

