Mertua VS Menantu

1150 Kata

  “Semalam gak tidur, ya? Lembur, kejar setoran?” sindir Aisha ketika melihat mata sayu sang Kakak.   Fawwaz menggeleng dengan lemah, “Kalo Aa tidur pasti mimpi buruk lagi, Sha.”   “Aa udah bilang sama Teteh?” Aisha memperhatikan wajah Fawwaz yang berantakan. Murung dan terlihat lelah.   Keduanya berada di sebuah tempat praktek psikiater di Kota Bandung. Jika Fawwaz sudah ada di tahap mimpi buruk dan ketakutan Psikiater adalah salah satu jalan yang dapat dia tempuh agar terbebas dari belenggu ketakutan.   “Belum, Sha. Gak tahu harus mulai dari mana. Eh, Sha kok sepi, ya, biasanya banyak orang.” Tempat praktik yang merangkap dengan rumah pribadi itu nampak memang sepi. Biasanya mobil yang terparkir lebih dari lima, ini hanya mobil Fawwaz dengan beberapa unit motor.   “Aku tanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN