Sudah dua minggu Kania mulai mengabdikan diri sebagai pengajar di SDIT Siti Khadijah. Gadis manis berhijab itu telah meluruskan niatnya sebagai seorang pengajar. Dia salah, terlalu terobsesi menjadi ASN hingga kualitas mengajarnya sempat menurun. Kini dia mengabdikan diri sebagai pengajar semata karena ingin mengamalkan ilmu yang dia peroleh di perguruan tinggi. Hatinya lebih tenang, urusan rezeki dan pendapatan dia serahkan sepenuhnya pada Sang Maha Pemberi rezeki. Tawa riang anak-anak kelas tiga sekolah dasar menjadi pengisi kekosongan hatinya. Kania bisa tertawa lepas lagi, seperti saat ini, saat anak-anak sedang diberi tugas menggambar. Hati Kania di penuhi jutaan kehangatan. Anak-anak dan mengajar adalah dunianya. Seorang anak menggambar satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan ke

