Pedih nyatanya yang tak terjawab Mampu menjatuhkan ku yang dikira tegar Kau tepikan aku, kau renggut mimpi Yang dulu kita ukir bersama Seolah aku tak pernah jadi bagian besar dalam hari-harimu Lebih baik kita usai di sini Sebelum cerita indah tergantikan pahitnya sakit hati Bukannya aku mudah menyerah, tapi bijaksana Mengerti kapan harus berhenti Ku kan menunggu, tapi tak selamanya Kau tepikan aku, kau renggut mimpi Yang dulu kita ukir bersama Seolah aku tak pernah jadi bagian besar dalam hari-harimu Seolah janji dan kata-kata yang telah terucap kehilangan arti Lebih baik kita usai di sini Sebelum cerita indah tergantikan pahitnya sakit hati Bukannya aku mudah menyerah, tapi bijaksana Mengerti kapan harus berhenti Ku kan menunggu tapi tak selamanya Tak akan jera kupercay

