BAB. 18

3218 Kata

Setelah latihan semuanya akan pulang ke rumah masing-masing. Roy berniat ingin mengantar gue walau sebenarnya udah gue tolak tapi dia masih aja kekeh. Daniel dan yang lainnya sudah pulang duluan. Tinggal ada Krisna, gue dan Roy. Krisna sedang memakai sepatu ketsnya di depan rumah Roy dan Roy masuk ke dalam rumah dulu untuk berganti pakaian. Ini kesempatan gue untuk bicara dengannya. "Krisna." Gue langsung berdiri di depannya tepat Krisna sudah hendak akan pergi. "Kita perlu bicara." Tandas gue, tatapannya beralih ke arah yang lain. Jelas ada yang Krisna sembunyikan.  "Lo tau gue udah ngomong ini dari bulan-bulan kemaren. Tapi semua itu nggak ada yang lo respons." "Terus?" Dia menatap gue. Kini gue yang diserang gugup. Entah kenapa tatapannya membuat gue terkesan terkurung oleh benda ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN