S E B E L A S

2022 Kata

Dua Minggu menjelang keberangkatanku ke Semarang, lebih tepatnya di Yonif 400/Banteng Raider. Mukti dan Syahrian masih belum tahu apa-apa, mereka masih menikmati kebersamaan mereka, sesekali bercerita tentang kedua anak Mukti, benar, kembar 2 laki-laki dan membuatku semakin tua sebab oleh orang tuanya diajarkan memanggilku dengan Pakde. Sedang tidak ada banyak pekerjaan setelah korve satu jam yang lalu. Kami tinggal istirahat, duduk-duduk sambil ngobrol. Sementara Mukti, Syahrian bersama Serka Prayoga, Serda Faisal, Sertu Rona dan yang baru datang Lettu Dipta berkerumun melempar dan meneriaki beberapa kartu. Iya, mereka tengah bermain Uno. "Aahh, hati-hati, saya dapat plus 4 dan banyak plus 2," sombong Mukti sambil menggerakkan kedua alisnya. "Jangan sombong kamu, Bang," balas Syahrian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN