Sakit hati itu membuat Jeffrey menyerahkan diri pada keputusan kakeknya. Berharap pada Katrin hanya menyisakan luka. Dia sudah pergi. Dan kalau dia kembali, dia tak pantas diberi hati. Besok adalah hari dimana dia bertemu dengan gadis yang akan dijodohkan dengannya. Pertemuan yang tidak biasa karena orang tua kedua belah pihak ikut berpartisipasi. Sangat berbeda dengan perjodohan Josen sebelumnya. “Pokoknya Jef, kamu gak usah khawatir. Orang yang dijodohin sama kakek ini gak ada duanya.” Itulah ucapan Ria untuk menenangkan hati putranya itu. Jeffrey masa bodoh soal perempuan itu. Dia hanya mau bebas. Dan kalau semisal disuruh nikah, biarlah. Cinta tak terlalu penting bagi keluarga ini. Dering telepon menghentikan aktivitasnya. Dari Dios. Cowok itu memang sangat khawatir padanya. “Ke

