23. Cerita Pengkhianatan Versi Pelaku

1647 Kata

Sore itu, angin bertiup lembut di halaman rumah. Matahari mulai condong ke barat, menciptakan cahaya jingga keemasan yang menyapu dedaunan dan rerumputan. Tari duduk di teras rumah, menikmati udara segar setelah hari yang melelahkan. Hari ini, ia telah menyelesaikan pendaftaran sidang perceraiannya dan berdiskusi dengan pengacara. Perasaannya campur aduk, antara lega, lelah, dan sedikit gelisah. Namun, pikirannya teralihkan saat melihat Fendi tertawa ceria di halaman depan, bermain dengan anak-anak tetangga. Bocah itu tampak begitu menikmati waktunya, berlarian sambil membawa boneka dinosaurus yang tak lepas dari tangannya semenjak keberangkatannya kemarin. Beberapa anak mencoba meminjam dinosaurus itu, tetapi Fendi menggeleng keras. "Enggak! Ini punya Endi!" katanya tegas, memeluk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN