Lelaki itu tak bercukur, ia tak mandi dan mengganti baju. Jelas ia sangat bau sehingga pemilik penginapan tetsebut mengipas-ngipaskan tangannya di depan wajah dengan wajah berkerut. "Kami tidak menerima pengemis." Sebastian tahu pasti itulah dirinya saat ini. Ia mengangguk masyul dan menyerahkan koinnya. "Aku butuh kamar dan kudaku butuh istirahat." "Kau juga perlu mandi, yang banyak." Pemiliknya bergerak ke belakang sambil mengambil kunci yang tergantung saat mulai berbicara lagi. "Aku akan menyuruh seseorang menyiapkan air. Dia wanita muda yang cantik." Sebastian mengerutkan dahinya dalam dan menatap punggung wanita tua tersebut keras. "Aku tak butuh ditemani wanita manapun." Wanita yang lebih tua tersebut berbalik dan mengangkat sebelah alis ke arahnya. "Aku bukan g***o anak mu

