Dua Puluh

1072 Kata

"Meza belom masuk hari ini." "Izin nya apa?" tanya Karel yang sedang makan siomay tanpa bumbu itu. Aldi kembali menuangkan saus pada mangkuk bakso yang bahkan kuahnya sudah berwarna sangat merah. "Urusan keluarga." Suasana kantin hari ini sedikit tidak biasa. Belum banyak hal-hal yang berubah di awal tahun pelajaran kedua ini, kecuali wajah-wajah baru yang jalan menunduk dan membawa makanan jajanan nya ke kelas. Di tahun ajaran kedua ini, mereka semua pisah kelas kecuali Meza dan Aldi. Awalnya Azriel berusaha berfikir positif dan berkata kepada teman-teman nya bahwa beda kelas membuat lebih banyak hal yang dapat diceritakan satu sama lain. Dan tentunya, lebih mudah mendapat salinan tugas dan bocoran soal ulangan. Namun sepertinya, tidak sebiasa itu. "Liat, enggak ada Rivan." Ketigan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN