Rama beserta keluarga kecilnya dan juga Althaf makan siang bersama di rumah. Tak henti Rama dan Kartika mengulum senyum sejak tadi. Melihat Althaf dan Alya yang sepertinya sudah berbaikan membuat mereka berdua bisa bernapas lega. Bagaimana tidak, sejak tadi, Alya selalu bersandar manja pada bahu Althaf. Padahal dini hari tadi, Alya masuk ke kamar mereka tiba-tiba karena menghindari Althaf. Kini Rama dan Kartika bersyukur, kedua anak mereka bisa melalui salah satu ujian pernikahan yang Allah berikan padanya. "Kalian sudah baikan?" tanya Rama dengan alis naik sebelah. Wajahnya sungguh terlihat jail dan meledek. "Ayah!" sembur Alya karena sadar ayahnya itu pasti sedang meledeknya. Rama sontak terkekeh geli mendengar rengekan dari Alya. "Kemaren aja marah, ngambek. Giliran udah baikan, lang

