episode 10

520 Kata
Tangannya bergerak berpegangan pada dinding toilet. " Alesio...Alesio!!... tolong aku...aku disini! " teriak allica sambil mengebrak pintu toilet. Terdengar langkah kaki yang cepat. tak lama pintu toilet terbuka, Alesio dan Rev berdiri didepan pintu toilet. Allica menangis alesio dengan cepat melepas jaket yang ia gunakan dan memberikannya ke allica. " kamu pakai ini aja dulu " . " Terimakasih " sambil mengambil jaket alesio dan langsung memakainya. " Siapa yang ngelakuin ini allica " Tanyanya lembut, tetapi ada nada marah yang terlihat dari tatapan mata rev. Entah mengapa rev merasa marah melihat allica di perlakukan seperti ini. " Pacar kamu rev yang ngelakuin ini semua " sahut allica sambil sesegukan. " gua kenal dia, dia gak mungkin ngelakuin hal keji kayak gini " balas Rev yang gak terima pacarnya di tuduh. " Terserah kamu mau percaya apa enggak!! " jawab allica kecewa. " Alesio tolong antar aku pulang " allica meminta alesio mengantarnya pulang dan meninggalkan rev yang masih ada banyak pertanyaan dalam benaknya. *** Memeluk Alesio dengan erat karena Ia benar-benar kedinginan. Diam selama perjalanan, Alesio melajukan motornya dengan kecepatan rata-rata. Ia hanya ingin cepat sampai di rumah allica, agar allica cepat beristirahat. Sekita lima belas menit Alesio sampai di depan rumah allica. allica turun menatap Alesio yang sudah menolongnya. " Makasih ya alesio, aku masuk dulu " ucapnya lemah, kali ini wajahnya terlihat sangat pucat. Alesio hanya ngangguk " Buruan masuk, lo harus ganti baju " Allica ngangguk, masuk kedalam rumah. Sangat sepi karena ayah belum pulang kerja, sementara mama pergi keacara teman-temannya. allica terus melangkah menaiki tangga, langsung masuk kekamarnya. *** Dddrrrrtt.....ddrrrttt.... Ponsel yang berada di saku celana bergetar lama. menandakan ada panggilan telepun masuk, mengambil ponsel warna hitamnya. melihat siapa yang menelepon, tertera nama si penelepon Clara pacarnya. " Hallo " sapanya seranya menempelkan telepon di telinganya. " Hallo sayang kamu dimana? " suara Clara di seberang sana " Di rumah kenapa? " tanya Rev " gak apa-apa sih beb aku cuma tanya aja, kok kamu sewot gitu sih jawabnya? " tanya Clara sambil manyun di sebrang sana " Clara aku mau tanya sesuatu sama kamu " " Tanya apa beb, kok serius banget sih " " Apa bener kamu yang kurung allica di dalam toilet? " " Bukan aku beb, serius deh, tadi pas aku mau ketoilet aku liat allica di pojokin sama Noah dan Alan, Aku gak begitu tau sih mereka ngapain, soalnya pas aku mau masuk ketoilet, bu sinta manggil aku. Jadinya aku langsung cabut, aku gak tau allica di apain sama mereka " bohongnya Penjelasan Clara membuat Rev mengekerutkan kening, tak mengerti " alan sama noah?, setahu aku allica gak pernah berurusan sama mereka deh " " Astaga sayang masak bengitu aja kamu gak ngerti, kamu dan alesio kan gak pernah akur sama geng mereka. mereka tau kalau allica dan alesio lagi deket " " Ya udah deh besok aku selidikin " sahut Rev. " Ya udah deh beb nanti aku telepon lagi ya, I Love You beb " sahut Clara " I Love U Too " sahut rev langsung mematikan teleponnya. " Siapa yang harus aku percaya? " tanyanya dalam hati
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN