Nugra meninggalkan ruangan Ryu dengan begitu kesal. Mulutnya juga terlihat komat-kamit seperti baca mantra. Ryu terkekeh, geli melihat kelakuan orang yang tidak tahu tata krama dan tidak kenal kata bersyukur. Kemudian ia menghubungi Andi untuk mengkonfirmasi ia sudah melakukan tugasnya, menginterview Nugra, ia juga mengatakan kalau ia sudah membuat keputusan, tidak akan menerima Nugra. Ryu mengambil kamera kecil yang ia selipkan di antara file. Kamera itu sengaja ia letakkan untuk merekam percakapannya dengan Nugra. Setelah itu, ia mengirimkannya ke beberapa teman, petinggi-petinggi kantor, pemilik-pemilik perusahaan, dan juga CEO-CEO. Mereka langsung mengatakan tidak akan menerima karyawan seperti itu. Ryu tersenyum puas, membalas Nugra tidak perlu dengan mengotori tangannya. Cukup hancu

