"Minggir, kamu menghalangi jalanku saja " Bayu bukannya menjawab malah mendorong tubuh Bintang dengan bahunya. "Ya ampun, Kak. Orang khawatir juga masih sempat-sempatnya marah," gerutu Bintang menyusul mendekati Bayu yang mendudukkan Viona di kursi teras. "Dia terkilir di jalan, Arvin cepat minta air hangat untuk merendam kakinya." Bayu langsung meminta Arvin setelah menjawab singkat pertanyaan Bintang. "Lah kok bisa, apa dia lari tad? Dia gak sampai jatuh kan?" tanya Bintang ikut berjongkok di depan Viona di samping Bayu. Bayu yang sedang memperhatikan kaki Viona, tidak Menyahuti Bintang. Viona yang tidak tega menggantikan Bayu menjelaskan kenapa dia sampai terkilir, Bintang ikut memperhatikan kaki Viona sampai membungkuk agar terlihat. "Ngapain sih kamu, tidak usah berlebihan dia is

