Bab. 29

1898 Kata

Lima belas menit, cukup bagi Dara untuk mempersiapkan diri agar bisa berpenampilan baik di depan teman-teman Papanya yang ada di ruang tamu ini.  Seperti saat ini, ada teman-teman Papanya yang biasa menemani Papanya saat berburu di hutan, sedang berkunjung ke rumahnya untuk sekedar berkumpul minum kopi sambil bermain gitar dan tertawa lepas layaknya seperti para anak remaja. Dan kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap malam. Biasanya Papanya mengundang mereka kalau keadaannya lagi suntuk. Dan Dara tahu jika Papanya butuh hiburan karena--Dara melirik pintu kamar Mamanya yang letaknya di lantai dua--Mamanya sedang terbaring lemas di ranjang tidurnya seorang diri setelah keluar dari rumah sakit. Dara menghela napas untuk kesekian kalinya. Papanya asik-asikkan di sini sedangkan Mamanya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN