Bab. 28

1962 Kata

"Siapa lo sebenarnya?" Tanya Dara, matanya lamat-lamat memandangi cowok itu. Hujan mulai menderas, guntur-guntur di langit mulai saling bersahutan. Rayhan menolehkan kepalanya perlahan-lahan, membiarkan mata mereka bertemu. Dingin di mata itu ketika menatap Dara, dirasakan oleh gadis itu. "Gue .... gue Rayhan." Katanya seperti memperkenalkan dirinya. Senyuman terbentuk diujung bibirnya, Dara semakin penasaran dengan kelanjutan dari perbincangan ini. "Rayhan Pramudya, anak yang lahir tanpa hubungan sah." Dara langsung memasang ekspresi terkejut.          "E ... elo?"          "Kita sama-sama anak pembawa sial, Ra." Ujar Rayhan kemudian. Sementara Dara menunduk.          "Gue juga dulu punya orang tua, punya ayah dan ibu, tapi sayang gue sama sekali gak pernah melihat wajah mereka, jang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN