Bab. 22

2119 Kata

Semua anggota keluarga di rumah Alisha sudah bersiap untuk menunaikan shalat berjamaah di rumah. Setelah adzan selesai, Umar sudah bersiap untuk menjalani ibadah namun yang dia lihat hanyalah Abi, istrinya dan Alisha. "Di mana Rayhan?" Ketiganya saling tatap menatap. Di lain tempat Rayhan malah sedang tidur di atas ranjangnya. Tidur nyenyak hanya menggunakan kaos dan celana pendek sebatas lutus.       Begitu Umar masuk ke dalam kamar Rayhan. Ia berdecak melihat kelakuan anaknya yang satu ini. Dengan tasbihnya dan menyabet betis Rayhan sampai lelaki itu langsung terbangun dari tidurnya dengan mengaduh kesakitan. "Haha, bangun juga lo," Umar menyeringai. "Ayo, bangun-bangun. Siap-siap kita shalat magrib berjamaah." Umar mendorong bahu Rayhan.        Mata Rayhan masih ingin tidur tapi d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN