Bab. 19

1779 Kata

"Nih," Alisha mengerjapkan matanya ketika sebatang coklat yang dibungkus disodorkan ke arahnya. Dia mendengak dan sedikit terkejut saat matanya bertemu tatap pada telaga bening itu.       "Kata orang coklat itu bisa ngilangin rasa sedih. Jadi ...," Rayhan mengambil tangan yang tertutupi oleh seragamnya Alisha, lalu meletakkan coklatnya di telapak tangannya. Rayhan memandangi mata sembab Alisha seraya memberikan senyuman yang paling manis yang dia miliki "Di makan ya." Lalu, Rayhan meletakkan lagi tangan Alisha di atas pahanya.      Kemudian Rayhan berjalan ke belakang kursi taman yang Alisha duduki. Ia berdiri memandangi pemandangan dari posisinya. Kebetulan Lab. Komputer terletak di belakang sekolah ini dan ruangan tersebut menghadap kursi panjang yang Alisha duduki. Tak hanya itu daera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN