Bab. 18

1367 Kata

"Sha, itu 'kan Rayhan?" Nayla menunjuk ke arah Rayhan yang sedang push up dengan Ibu Widya yang berjalan mengelilinginya. Alisha yang lagi duduk di pinggir lapangan menunggu giliran untuk mengambil nilai basket terpaksa mengalihkan pandangannya ke arah Rayhan yang berdiri di depan tiang bendera.             "Emang ya tuh anak gak pernah kapok-kapoknya buat onar di sekolah."             "Dia buat ulah apa lagi?" Tanya Alisha tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun.             "Aduh Sha," Nayla menepuk bahu Alisha, mendekatkan dirinya pada Alisha dan menaruh lengannya di atas sana, "dia itu udah ngerjain Ibu Helda pake ember yang di isi pake aer plus kodok! Bayangkan Sha! Bayangkan bagaimana jadinya nasib sanggul Ibu Helda yang cetar membahana itu!!!" Ucap Nayla terdengar lebay. Ali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN