Bab. 11

2025 Kata

Becak yang Alisha tumpangi telah sampai di depan rumahnya. Rayhan memandangi rumah tersebut dengan mata yang berbinar.        "Terima kasih, ya. Udah nganterin aku pulang." Ujar Alisha yang kini sikapnya berubah sedikit ramah. Rayhan tersenyum puas, "apapun untuk kamu, Alisha. Apapun itu aku bakal selalu ada buat kamu, kalo pun kamu minta aku buat bawa kamu keliling dunia pake becak pun aku bakal nyanggupinnya." Alisha mengangkat kedua alisnya hingga dahinya mengerut. Tak bisa dielak lagi ia tertawa mendengar guyonan Rayhan yang terdengar sangat menggelikan itu. Dan tawa Alisha mampu menghipnotis Rayhan untuk terpaku sesaat.       Sampai akhirnya ia tersentak kaget dan menjerit kesakitan ketika telinganya malah dijewer oleh tangan yang besar dengan jemarinya banyak dipakai cincin batu p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN