"Re," Faisal dan Wisnu yang duduk bersampingan menghadap Rayhan yang sedang mengunyah batagornya dengan sebelah matanya yang ditempelkan kapas yang sudah diberi obat akibat membiru bekas pukulan Dara layangkan. Ekspresi Rayhan begitu datar tidak ada tanda-tanda marah ataupun senyum. "Re kita-" "Puas lo berdua?" Sejurus kemudian, Rayhan menatap tajam keduanya dengan gaya makan yang sangat rakus. "Gara-gara lo berdua ini mata gue yang kena hantaman sama nenek sihir!" Tandas Rayhan, menunjuk mata sebelah kirinya. Lantas, Faisal pindah posisi jadi duduk di samping Rayhan. Sama halnya dengan Wisnu. "Maaf lah, Re. Kita mana tau kalo kejadiannya bakal kayak gini." Sahut Faisal merasa seakan-akan dia sangat bersalah ditamb

