"Rayhan sejujurnya saya udah tidak mengerti lagi sama kamu, apa dan kenapa kamu melakukan keonaran lagi di sekolah? Wisnu yang saya tau adalah temen kamu sendiri tapi kenapa kamu menghajarnya habis-habisan?" Saat ini Rayhan sedang berada di ruang kepala sekolah. Sebelum pulang dia dipanggil oleh kepsek karena kejadian tadi semula sebelum kepsek ingin pulang. "Dia bukan teman saya lagi Pak," Ucap Rayhan buka suara. "Saya punya alasan kenapa saya sampe melakukan hal itu ke dia." Lalu Rayhan melanjutkan. "Ya, tapi apa? Apa alasannya? Saya perlu tau itu!" Tegas Pak Imran selaku kepala sekolah. "Tau enggaknya alasannya, apa Bapak bisa menyelesaikan masalah saya nantinya?" Balas Rayhan telak membuat kepala Pak Imran mengeluarkan asap. Digebraknya

