Tidur Nisa terganggu lantaran seseoang ada yang menggedor-gedor pintu rumahnya. Buru-buru ia melangkah keluar kamar sambil memakai kerudung langsungan berwarna merah muda. "Wa'alaikum salam." Nisa menjawab salam dengan matanya yang sayu, khas orang yang baru bangun tidur. Namun matanya terbelalak begitu melihat Dika tengah membopong seorang gadis dengan Alisha berdiri di sampingnya. "Dika? Alisha? Ini siapa?" "Bu, kita bawa masuk dulu ya, kita bahasnya nanti dulu. Sekarang Dara lagi demam. Tadi dia pingsan di tengah jalan." Ucap Alisha cemas. "Astagfirullah, yaudah, ayo, di bawa masuk dulu." Balas Nisa. Setelah dibaringkan di atas sofa, Nisa mengompres dahi Dara dengan air hangat dan memborehkannya dengan minyak kayu putih. Tak lama Dara tersadar. Ketika dia menge

